PEMBERIAN PENGHARGAAN WBK KEPADA PUSDOKKES POLRI TAHUN 2026

Pusdokkes Polri

Gambar Berita PEMBERIAN PENGHARGAAN WBK KEPADA PUSDOKKES POLRI TAHUN 2026

207

KUSBANDI SALATIN

Kamis, 30 Juli 2026 08.32 WIB


Pada hari Kamis, 23 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan pemberian penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, dedikasi, dan keberhasilan dalam membangun Unit Kerja Zona Integritas Mandiri Tahun 2025. Pemberian penghargaan ini merupakan wujud pengakuan terhadap upaya nyata Pusdokkes Polri dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa seluruh jajaran Pusdokkes Polri telah mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip reformasi birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan.

Predikat WBK merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi yang diberikan kepada satuan kerja yang dinilai berhasil memenuhi berbagai standar dalam pembangunan Zona Integritas. Penilaian tersebut dilakukan secara komprehensif melalui pemenuhan berbagai indikator yang mencakup perubahan sistem kerja, peningkatan kualitas pelayanan, penguatan integritas aparatur, serta pencegahan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Keberhasilan Pusdokkes Polri memperoleh predikat ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh personel yang senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pembangunan Zona Integritas Mandiri Tahun 2025 di lingkungan Pusdokkes Polri dilaksanakan secara sistematis dengan mengacu pada enam area perubahan yang menjadi fokus utama reformasi birokrasi. Keenam area tersebut meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Seluruh area perubahan tersebut saling terintegrasi dalam membentuk budaya organisasi yang bersih, efektif, efisien, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun anggota Polri.


Pada area Manajemen Perubahan, Pusdokkes Polri berhasil membangun budaya kerja yang berorientasi pada integritas, profesionalisme, dan pelayanan. Berbagai program internalisasi nilai-nilai organisasi, sosialisasi pembangunan Zona Integritas, pembentukan agen perubahan, serta penguatan komitmen pimpinan telah dilaksanakan secara berkesinambungan. Upaya tersebut bertujuan menciptakan pola pikir dan budaya kerja yang adaptif terhadap perubahan, sehingga seluruh personel memiliki kesadaran bersama untuk mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Pada area Penataan Tata Laksana, Pusdokkes Polri terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem kerja melalui penyederhanaan prosedur pelayanan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi administrasi, serta penerapan standar operasional prosedur yang lebih efektif dan efisien. Berbagai inovasi pelayanan berbasis elektronik juga dikembangkan guna meningkatkan kecepatan, kemudahan, transparansi, dan kepastian pelayanan kepada masyarakat maupun pengguna layanan internal Polri. Transformasi digital tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Dalam area Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, Pusdokkes Polri menerapkan sistem pengelolaan SDM yang lebih objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Proses pengembangan karier, peningkatan kapasitas personel melalui pendidikan dan pelatihan, evaluasi kinerja, hingga pemberian penghargaan dilaksanakan berdasarkan prinsip merit system. Selain itu, pembinaan disiplin serta penguatan etika profesi terus dilakukan agar seluruh personel memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara.

Pada area Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Pusdokkes Polri secara konsisten meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi terhadap seluruh program kerja. Penyusunan indikator kinerja yang terukur, pelaporan yang akuntabel, serta evaluasi berkala terhadap capaian organisasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan sistem akuntabilitas yang semakin baik, setiap penggunaan sumber daya dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan memberikan hasil yang optimal bagi organisasi.

Sementara itu, pada area Penguatan Pengawasan, berbagai langkah preventif terus dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan maupun praktik korupsi di lingkungan kerja. Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), penerapan manajemen risiko, pengendalian gratifikasi, penanganan benturan kepentingan, mekanisme pengaduan masyarakat (whistleblowing system), serta peningkatan fungsi pengawasan internal menjadi bagian dari strategi dalam menciptakan organisasi yang bersih dan berintegritas. Seluruh mekanisme tersebut berjalan secara sinergis untuk memastikan setiap proses kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada area Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Pusdokkes Polri terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pengguna layanan melalui penyempurnaan standar pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan kompetensi petugas pelayanan, serta penyediaan sarana dan prasarana yang semakin representatif. Evaluasi terhadap kualitas pelayanan juga dilakukan secara berkala melalui survei kepuasan masyarakat sebagai dasar penyempurnaan layanan secara berkelanjutan.

Pemberian penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi kepada Pusdokkes Polri diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan budaya kerja yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan prima. Keberhasilan ini bukanlah akhir dari proses reformasi birokrasi, melainkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin modern, transparan, dan akuntabel. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang kuat dari seluruh personel, Pusdokkes Polri diharapkan mampu mempertahankan predikat WBK serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepolisian demi mendukung terwujudnya Polri yang Presisi dan semakin dipercaya oleh masyarakat

Berita Terbaru
Berita Lainnya Pusdokkes Polri
Berita Lainnya Personel & Prestasi
Kategori Berita